kau mungkin melihatku seolah lekat dengan duka,
kepedihan,
kesakitan,
segala hal yang bagimu menyedihkan.
tapi percayalah,
ini bukan drama. bukan.
tak ada orang yang tidak mendamba bahagia.
selayaknya pun aku.
aku hanya mengagumi kesedihan. memang.
kokoh berdiri,
sendiri,
mandiri,
di malam yang ganjil.
di senja yang temaram
di siang yang mendung
dan pagi yang murung.
aku karang, dihantam ombak pantaimu
tak mengeluh tersapu angin di badai samuderamu.
aku semesta langit, yang lapang dirundung sepi
yang setia menyambut pagi,
dan melambaikan sapa di senja yang berganti.
dengan senyumku,
ku titip rindu yang meneduh..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar